Showing posts with label Fenomena. Show all posts
Showing posts with label Fenomena. Show all posts

Tambak Udang Berpotensi Merusak Lingkungan


Jika diukur dari dampaknya terhadap lingkungan, sepiring kecil udang ternyata lebih memiliki dampak yang merusak. Ini adalah kesimpulan yang diperoleh seorang peneliti.

Menurut ahli biologi, sekitar 100 gram udang produksi di tambak-tambak di Asia melepas 198 kilogram karbondioksida ke udara. Maka sekitar 454 gram udang beku akan menghasilkan satu ton karbondioksida. 

Hasil presentasi temuannya itu memberi pemahaman pada masyarakat akan dampak lingkungan penggunaan lahan.

Peneliti menemukan 50-60 persen tambak udang terletak di zona gelombang negara-negara Asia, kebanyakan di lokasi bekas hutan bakau (mangrove) yang sudah dibuka.

Tambak-tambak udang ini juga tidak efisian, memproduksi hanya 1 kg udang per 13,4 meter persegi hutan mangrove yang dibuka. Dalam tiga sampai sembilan tahun, kolam-kolam hasil bukaan hutan mangrove itu pun sudah akan ditinggalkan karena penyakit, keasaman lahan dan pencemaran akan merusak hasil panen udang.

Setelah ditinggalkan, tanah butuh 35-40 tahun untuk pulih seperti semula, tulisnya.

Hutan mangrove yang terjaga dengan baik bisa melindungi ekosistem pesisir dan komunitas di pinggir pantai melawan badai dan tsunami, seperti tsunami pada 2004 yang membunuh 230 ribu orang.

Masalahnya, nilai hutan mangrove yang terjaga masih sulit ditentukan, sementara kebanyakan tambak udang terletak di daerah miskin yang lebih memilih keuntungan ekonomi daripada kelestarian mangrove.

"Sangat sulit menemukan pembiayaan konservasi hutan mangrove, atau kemauan politik untuk menjaga hutan mangrove," katanya.

Di Indonesia, Data terakhir Pusat Studi Pesisir dan Kelautan Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, kerusakan hutan bakau di Sumatera Barat mencapai 30 persen dari jumlah total area sekitar 39.600 hektar. Kerusakan terbanyak ada di Padangpariaman, Pesisir Selatan dan Padang, dengan angka kerusakan rata-rata 70 persen akibat alih fungsi lahan menjadi tambak udang serta kebun kelapa sawit yang akan mengganggu ekosistem dan menyebabkan abrasi kawasan pantai.


Share

Video Pembantaian di Mesuji

Fakta adanya pembantaian di Mesuji dan Desa Sodong kian terang. Berbagai elemen masyarakat di Mesuji, Lampung, dan Desa Sodong, Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, mengakui adanya pembunuhan keji itu di depan rombongan Komisi III DPR, Ahad (18/12) kemarin. 

Dari pertemuan yang dihadiri pihak-pihak terkait, termasuk Pemkab OKI, diketahui ada kerusuhan yang mengakibatkan tujuh orang tewas. "Dua kepala yang ada di atas truk itu (tampak dalam video) memang benar waktu kerusuhan dengan PT SWA (Sumber Wangi Alam) pada 21 April 2011, termasuk penggantungan mayat," papar Anton Azhar, asisten lapangan PT SWA yang hadir mewakili perusahaan dalam pertemuan tersebut. 

Menurut Anton, dua korban terpenggal itu ialah seorang anggota keamanan dan juru masak PT SWA. Lima korban lainnya terdiri dari tiga karyawan PT SWA dan dua warga. 

Kejadian itu diawali adanya adu mulut antara sekuriti dan warga terkait dengan lahan plasma saat panen sawit di Sodong. Tiba-tiba terjadi kerusuhan setelah muncul isu warga terbunuh. "Tidak sampai 1 jam, ratusan orang datang pas jam istirahat dan semuanya jadi kacau. Korban pertama ada di masyarakat yang lehernya hampir putus," ungkapnya. 

Ketua rombongan Komisi III Azis Syamsudin menyatakan sulit membantah adanya pembantaian itu. "Sekda, camat, pamong praja, dan masyarakat setempat mengakui kejadian tersebut memang benar adanya," ujarnya. 

Terkait dengan masalah itu, Komisi III juga akan memanggil Menteri Kehutanan, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurut Azis, perluasan lahan perusahaan dinilai sebagai pemicu terjadinya pertikaian yang berujung pada pembunuhan itu. 

Sehari sebelumnya (17/12), rombongan Komisi III yang beranggotakan 11 orang itu bertemu dengan Kapolda Lampung Brigjen Jodie Rooseto. Dalam pertemuan itu diungkapkan ada dua kali bentrok pada 2010 dan 2011 yang menimbulkan dua warga tewas di kawasan PT Silva Inhutani dan PT BSMI. Dua polisi yang menembak tengah diproses. 

Sementara itu, Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Denny Indrayana mengatakan, timnya segera meninjau lokasi konflik setelah pengumpulan data awal dilakukan. 

"Setelah pengumpulan dan penguasaan informasi awal yang cukup, TGPF baru akan turun full team ke lapangan," tulis Denny dalam pesan singkatnya kepada wartawan, kemarin. 

Tim yang beranggotakan sembilan orang itu terdiri dari unsur Kemenko Polhukam, Kemenkum dan HAM, Kemenhut, kepolisian, Komnas HAM, Pemprov Lampung dan Sumsel, serta tokoh masyarakat. "Semuanya direncanakan selesai dalam jangka waktu paling lama 30 hari," janji Denny.



Share

Ditemukan Hiu Bermata Satu

Di era rekayasa fotografi saat ini, sulit mempercayai laporan penemuan sesuatu yang aneh, termasuk laporan penemuan janin hiu albino bermata satu mirip Cyclops –mahluk bermata satu dalam mitologi Yunani.

Namun, hiu bermata satu ini, yang diambil dari perut seekor hiu normal yang tertangkap kapal nelayan komersial di Teluk California beberapa bulan lalu, adalah sesuatu yang nyata. Para peneliti hiu telah mempelajari mahluk aneh yang telah diawetkan itu, dan menemukan bahwa mata tunggal tersebut terdiri atas jaringan mata yang mampu berfungsi. Namun, ujar para peneliti pekan lalu, tampaknya mahluk ini tak akan mampu bertahan di luar rahim induknya.

“Ini sangat-sangat langka,” ujar ahli hiu Felipe Galvan Magana dari Centro Interdisciplinario de Ciencias del Mar (Meksiko). “Setahu saya, kurang dari 50 sampel abnormalitas seperti ini yang pernah tercatat di seluruh dunia,” ungkapnya seperti dilaporkan LiveScience.com.

Hiu bermata satu ini menjadi populer di internet setelah foto-fotonya diunggah oleh Pisces Fleet, sebuah perusahaan jasa sportfishing. Namun, ini bukan pertama kali laporan temuan mahluk aneh menjadi sensasi di media. Pekan lalu, seorang pejabat Rusia mengklaim temuan bukti adanya Yeti, sementara para paleontologist (ahli mahluk prasejarah) mengumumkan teori tentang cumi-cumi monster. Hanya sedikit dari laporan-laporan temuan mahluk mitos tersebut yang diperkuat bukti.

Share

Es Kutub Utara Meleleh Lebih Cepat

Ilmuwan Massachusetts Institute of Technology (MIT) membantah penyataan Perserikatan Bangsa-bangsa mengenai perubahan iklim, yang menyebutkan bahwa es Kutub Utara akan habis meleleh pada 2100. Seperti dilansir International Business Times, menurut prediksi MIT, es di Kutub Utara akan meleleh dengan laju empat kali lebih cepat daripada yang dilaporkan PBB.

Pierre Rampal dari departmen Earth, Atmosphere and Planetary Sciences, MIT, mengingatkan, prediksi ini mungkin berbeda-beda dengan kenyataan di berbagai tempat, karena ada perbedaan data pada model Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dengan fakta sebenarnya, sehingga prediksi itu tidak akurat. 

Data tersebut memprediksi dengan menggunakan variabel perubahan temperatur. Jadi laporan PBB melupakan keberadaan variabel dorongan mekanis dalam pengukuran waktu leleh es. Dorongan mekanis yang dimaksud misalnya arus angin yang menerpa es serta gelombang laut yang dapat menghantam dinding es. Seiring perubahan suhu yang terjadi berulang-ulang, es juga akan jadi lebih rapuh, sehingga es jadi lebih cepat meleleh.
sumber : yahoo.com

Share

Surat Hitler tentang 'Pemusnahan' Etnis Yahudi Dipamerkan

Sebuah dokumen yang dipahami sebagai pernyataan yang ditulis oleh Adolf Hitler soal penghapusan sistematis orang Yahudi dari masyarakat dipamerkan pertama kali pada publik di Los Angeles.

Surat empat halaman, diketik di atas kertas coklat pudar dan bantalan tanda tangan Hitler, sebelumnya secara terbatas ditunjukkan di depan umum di New York. Sejumlah kalangan menyebut surat ini sebagai artefak kunci dalam catatan sejarah Holocaust. Museum Toleransi pusat di Los Angeles dipilih menjadi lokasi pemajangan surat ini.

Pendiri Simon Wiesenthal Centre, Rabbi Marvin Hier, mengatakan itu adalah salah satu dokumen yang paling penting dari periode yang menunjukkan perkembangan pemikiran antisemit Hitler."Ini adalah item paling penting yang kita miliki dalam arsip lebih dari 50.000 benda," kata Hier, menambahkan bahwa hal itu akan digunakan untuk mendidik generasi masa depan dan untuk melawan penolakan Holocaust.

Beberapa ahli yakin keaslian dokumen itu. Surat ini kerap disebut 'surat Gemlich'. Salinan yang belum ditandatangani ada di arsip negara di Munich.

Hitler menulis surat di Munich pada tanggal 16 September 1919. Saat berusia 30, dia sudah mulai menunjukkan minat dalam politik. Sesaat sebelum menulis surat ia menghadiri pertemuan partai, yang kemudian ia mengambil alih dan diubah menjadi Partai Buruh Nasional Sosialis Jerman.

Pada saat itu ia berada di sebuah unit propaganda tentara Jerman yang mencoba untuk melawan pengaruh Bolshevik di antara tentara yang kembali dari front Rusia pada akhir perang dunia pertama. Komandannya, Kapten Karl Mayr, mengatakan Hitler untuk menanggapi pertanyaan dari Adolf Gemlich, yang ingin mengetahui posisi angkatan darat dalam penyikapan terhadap Yahudi.

Dalam jawabannya, Hitler menyemburkan cacian antisemit, di mana dia mengatakan orang-orang Yahudi "materialis murni dalam pikiran dan aspirasi" dan bahwa efek mereka adalah "menyebarkan tubercolusis rasial bagi bangsa."


Surat itu dibeli Simon Wiesenthal Centre seharga 150 ribu dolar AS dari seorang pedagang artefak sejarah. Surat itu diklaim sebelumnya dimiliki seorang tentara Amerika yang didapatkannya tahun 1945 dari sebuah arsip Nazi dekat Nuremberg.

Pusat ini memiliki kesempatan untuk membelinya pada tahun 1988 tapi ragu-ragu tentang asalnya, terutama kenyataan bahwa surat itu dibuat dengan mesin ketik - objek langka dan mahal pada tahun 1919. Hier mengatakan keraguan mereka telah diredakan ketika mereka menyadari bahwa Hitler bekerja untuk tentara dan akan memiliki akses ke mesin ketik.

Share

Bayi Terlahir Dengan Telapak tangan Berdoa dan Tulisan Yesus Segera Datang

Disebuah rumah sakit umum Itaguai (RJ), akhir minggu lalu telah lahir seorang anak perempuan dengan kedua tangan menempel jadi satu, mirip orang yg sedang berdoa. Para dokter memberitahu orang tuanya bhw mereka akan mengoperasi tangan anak itu dan akan memberikan obat penahan sakit. Hanya sebuah operasi ringan karena keliatannya kedua tangan tsb menempel karena dilekatkan oleh sebuah lapisan kulit tipis yg terpisah.

Ketika mereka membuka tangan anak itu, Anda tidak dpt membayangkan apa yg tertulis disana....."JESUS AKAN DATANG LAGI...." Semua dokter dan orang2 yg ada di rumah sakit menangis tersedu sedu. Saat ini terjadi pertobatan besar2an di seluruh bagian kota Itaguai, Orang2 yg telah meninggalkan gereja kembali datang ke gereja, dan orang2 yg menerima YESUS sebagai satu2nya penyelamat percaya bahwa Tuhan mengirim anak tersebut untuk menyampaikan pesanNya . Beberapa jam kemudian, anak perempuan itu meninggal. Misi telah diselesaikan.
Saya telah menerima pesan ini, dan sekarang akan saya teruskan kepada yg lainnya !!!!!!
Raja diatas segala raja akan datang kembali. Yesaya 55:6 : "Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada Nya selama Ia dekat!".
Kirimkan ini kpd smua orang yg km kenal, bahkan jika km harus mengirimkannya lewt email supaya smua org menerimanya. Jangan terlalu terikat dengan apa yang kita kerjakan didunia ini. Ini penting!!!!!!
Saya merasa diberkati dan sungguh beruntung menerima pesan ini dari seorang teman dan merasa harus berbagi dengan smua org yg saya kenal.

Share

Bikin Cantik Tapi Membahayakan

Semua perempuan pasti ingin terlihat cantik dan menarik, tapi di beberapa suku atau budaya kadang memiliki cara yang ekstrem untuk mendapatkannya. Beberapa teknik kecantikan bahkan bisa dibilang brutal dan berbahaya bagi kesehatan.

Budaya tertentu memiliki persepsi cantik yang berbeda-beda, namun cara yang dilakukan untuk mendapatkannya terkadang tidak memperhatikan faktor kesehatan dan justru menyakitkan serta berbahaya bagi orang tersebut.

Berikut ini beberapa teknik yang digunakan oleh masyarakat agar terlihat cantik, menarik dan anggun yaitu:

Penggunaan korset yang sangat ketat
Masyarakat Victoria memiliki anggapan perempuan harus memiliki pinggang yang kecil (wasp waists), untuk mendapatkannya sebagian besar perempuan menggunakan korset yang ketat dan mencekik. Korset ini akan digabungkan dengan pakaian yang ketat untuk mengurangi atau menekan pinggang yang nantinya akan mengubah bentuk tubuh secara signifikan.

Tapi karena korset yang digunakan begitu ketat, maka proses pernapasan akan sangat dibatasi yang memungkinkan ia untuk pingsan. Serta jika dilakukan terus menerus akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan bisa mengubah bentuk tulang.

Membesarkan bibir
Di beberapa negara bentuk bibir yang penuh dianggap sebagai hal yang menarik dan seksi, karenanya bibir akan disuntik dengan kolagen untuk meningkatkan volumenya dan menarik bibir. Tapi budaya di Afrika justru menggunakan teknik peregangan yang ekstrem, hal ini dilakukan oleh perempuan Suri dan Mursi di Ethiopia.

Peregangan ini dengan menggunakan bantuan pasak yang dimasukkan ke dalam lubang pada bibir dan secara bertahap ukurannya menjadi lebih besar. Hal ini biasanya dilakukan pada calon pengantin selama 6-12 bulan sebelum pernikahannya.

Pengurangan dan pembesaran payudara
Sekitar tahun 1920-an, memiliki payduara yang datar dianggap sebagai sesuatu yang indah, maka tak heran banyak perempuan yang mengikat dan melakukan pengurangan payudara. Tapi satu dekade kemudian, payudara yang besar dan penuh justru menjadi tren karenanya banyak perempuan yang melakukan operasi pembesaran payudara. Beberapa proses yang digunakan cenderung berisiko baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.

Teknik mengikat kaki
Sekitar 100 tahun yang lalu di China identik dengan kaki mungil sebagai sesuatu yang indah, karenanya para gadis muda akan mengikat kakinya dengan kain secara erat untuk mencegahnya tumbuh normal. Prosedur ini bisa menyebabkan cacat kaki, perempuan berjalan pincang, infeksi serius dan membuat kakinya sakit selama sisa hidupnya.

Tato Maori
Orang-orang dari suku Maori, Selandia Baru menandakan keindahan dengan tato biru di bibir dan dagu yang menjadi simbol feminin tradisional. Tapi untuk membuatnya perempuan Maori harus bertahan pada pemotongan kulit dalam dari tulang dengan menggunakan alat yang tajam dan bergerigi, dan nantinya sebuah pigmen akan terbentuk. Proses ini sangat panjang dan menyakitkan, bahkan beberapa risiko infeksi bisa saja terjadi.

Meregangkan leher
Beberapa suku tertentu memiliki tradisi untuk memanjangkan leher pada kaum perempuan, karena leher yang panjang menandakan keanggunan perempuan. Awalnya ia akan menggunakan cincin kuningan di lehernya pada usia 5 tahun lalu semakin lama semakin banyak cincinnya. Tapi kondisi ini bisa meremukkan tulang leher dan memberikan tekanan pada tulang rusuk yang berbahaya bagi tubuh.

Share

Candi Jiwa, Saksi Bisu Bencana Masa Lampau

Selama delapan bulan, Tim Studi Bencana Katastropika Purba mencoba mencari dan meneliti fakta dan data bencana di abad modern ataupun zaman purba yang katastropik atau dampaknya menghilangkan peradaban. Seperti terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam, 26 Desember 2004 silam, adalah megatsunami yang menghancurkan sebagian peradaban di Tanah Rencong.

Berdasarkan penelitian Tim Studi Bencana Katastropika Purba, ternyata di Aceh teridentifikasi kemudian ada Desa Ie Beuna. Artinya, ombak besar bergulung-gulung. Ini berarti pula pernah ada tsunami di Aceh. Bahkan, tim Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI menemukan bangunan kuno di laut Aceh. Dan melalui ekskavasi geologi berhasil membuktikan 1.400 tahun lampau pernah terjadi mega tsunami.

Warga Simeulue mengenal smong atau tsunami pada 1907, sehingga korban sedikit saat tsunami 2004. Masyarakat Yogyakarta dikejutkan gempa pada 2006 yang merusak dan menimbulkan korban. Padahal 1835 pernah terjadi gempa yang lebih besar. Di sini menunjukkan betapa lemahnya ingatan masyarakat Indonesia terhadap bencana. Padahal, gempa atau gunung berapi bisa dipastikan akan mengalami pengulangan: The Past is the Key of Future.

Untuk diketahui pada 1814, Sir Thomas Stamford Raffles (Gubernur Jenderal Kolonial Inggris di Jawa, 1811-1816), menemukan satu bukti bencana katastropik purba akibat letusan gunung api di semak belukar, yaitu Candi Borobudur. Data sejarah menunjukkan pernah ada letusan Merapi sekitar era 1000-an. Bisa dibayangkan, peradaban yang terkubur itu. Belum lagi jika menengok perubahan iklim yang diakibatkan letusan Toba di Pulau Sumatra, 75 ribu tahun lalu.

Bagaimana dengan Jakarta Hasil pemantauan global positioning system (GPS) dan pengukuran deformasi serta disandingkan dengan data historis, juga mengagetkan hasilnya. Ada potensi 8,5 skala Richter di Selat Sunda. Ini juga pengulangan 1906, 1856, 1833, dan 1699, serta gempa-gempa kecil yang terasa sampai Jakarta.

Bertitik tolak dari itu, tim mencoba mendapatkan bukti otentik sedimentasi atau data lainnya dengan segera melakukan penelitian intensif terhadap temuan Candi Jiwa di Bekasi, Jawa Barat.

"Kita senang terhadap temuan peradaban itu, tetapi juga harus ditemukan mengapa dan kapan candi itu terkubur. Karena jarak dengan Jakarta tidak terlalu jauh. Apakah tertutup karena vulkano atau mega tsunami. Kita menyambut baik langkah Foke (Gubernur Fauzi Bowo) yang segera membuat peta mikrozonasi dan building code. Karena ini juga rekomendasi tim sembilan peta gempa yang melihat ada kenaikan 0,3 g di batuan dasar. Sama seperti Aceh, Sumbar, Bengkulu, Banten, Jabar, Jatim, Jateng dan Yogya. Kita berupaya secara scientific mengurangi risiko bencana dengan menemukan gempa purbanya. Apa yang terjadi di Jepang menjadi pelajaran bersama. Masyarakat harus bahu-membahu membantu Pemda, BNPB, BMKG dan lain-lain, tidak perlu panik," urai Wisnu Agung.

Terkait rencana pembangunan jembatan Selat Sunda, temuan ini sangat penting agar jembatan tersebut disiapkan untuk tahan gempa di atas besaran yang potensi itu. Dengan begitu, pembangunan harus terus jalan.

Pada kejadian letusan katastropik Toba, diperkirakan terjadi pemusnahan massal dari populasi makhluk hidup di seluruh dunia, termasuk manusia. Hanya sebagian kecil yang dapat bertahan hidup. Meskipun demikian, tidak ada data yang cukup untuk mengetahui dengan jelas apa yang terjadi pada peradaban manusia sebelum dan sesudah letusan Toba.

Ilmu pengetahuan hanya tahu bahwa paling tidak sejak sekitar 90.000-100.000 tahun lampau, bumi sudah dihuni oleh makhluk berakal dan mengenal Tuhan. Dan sampai saat ini para ilmuwan sedunia percaya bahwa sampai sekitar 10.000 tahun lalu manusia

masih hidup di zaman batu, alias hidup di alam, di hutan-hutan dan gua-gua seperti hewan.

Adapun letusan gunung api katastropik lainnya adalah letusan Gunung Krakatau purba. Catatan mengenai letusan Krakatau purba yang diambil dari sebuah teks Jawa Kuno yang berjudul Pustaka Raja Parwa yang diperkirakan berasal dari tahun 416 Masehi.

Isinya antara lain menyatakan: "Ada suara guntur yang menggelegar berasal dari Gunung Batuwara (Krakatau). Ada pula guncangan bumi yang menakutkan, kegelapan total, petir dan kilat. Kemudian datanglah badai angin dan hujan yang mengerikan dan seluruh badai menggelapkan seluruh dunia. Sebuah banjir besar datang dari Gunung Batuwara dan mengalir ke timur menuju Gunung Kamula...Ketika air menenggelamkannya, Pulau Jawa terpisah menjadi dua, menciptakan Pulau Sumatra.

Share

Medan Magnet Ada di Banyumas

Fenomena alam jabal magnet, seperti di Arab Saudi, ternyata ada pula di Banyumas, Jawa Tengah. Hal itu dibuktikan dengan mobil penuh penumpang yang mampu berjalan, meski mesin tidak menyala.

Jabal Magnet tersebut terdapat di Jalan Raya Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang. Pantauan Metro TV, Senin (18/4), mobil dengan mesin mati itu bisa berjalan hingga radius 50 meter. Kecepatannya mencapai 10 kilometer per jam.

Ratusan warga yang penasaran dengan fenomena medan magnet, itu berduyun-duyun datang ke lokasi. Mereka membawa kendaraan untuk memastikan kebenaran dari jabal magnet itu. Untuk memastikan fenomena itu, tim ahli geologi akan memeriksa di lokasi.

Tim ahli geologi dari Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto melakukan pengamatan awal di lokasi. Lewat pengamatan alat sederhana tidak ditemukan medan magnet. Tapi, diduga batuan di sekitar lokasi mempunyai kandungan magnet yang cukup tinggi.

Bahkan, melalui alat pengukur ketinggian, fenomena itu disinyalir terjadi karena tipuan penglihatan manusia saja. Kendati begitu, hal tersebut harus dibuktikan lebih mendalam.

Menurut warga, lokasi jabal magnet itu sangat berbahaya. Pasalnya, setiap hujan dan petir, lokasi tersebut selalu menjadi langganan sambaran petir.

Share

Tempat Menarik di Cina Yang Bukan Tembok Besar


Ada lebih banyak tujuan di Cina dari sekadar Shanghai Expo, makanan murah, dan tembok besar. Pesan tiket kereta dan tiket pesawat, lalu lihatlah beberapa atraksi Cina ini.


1. Karakul Lake, Xinjiang

Karakul adalah danau gletser dengan ketinggian 3600 mdpl, tersembunyi di antara Pegunungan Pamir, dan terlihat seperti berada di pinggir dunia. Terletak di sepanjang jalan tol Karakorum dan sepelemparan batu dari perbatasan Tajikistan, Karakul adalah tempat banyaknya unta, yak, penggembala Kyrgyz dan...hanya itu. Berjalan di sekitar danau (Karakul berarti danau hitam dalam bahasa Kyrgyz) membutuhkan waktu sekitar 3 jam dan menawarkan pemandangan spektakuler akan Gunung Muztagh Ata dengan ketinggian 7500 meter.

Banyak pengunjung yang memilih menginap di yurt milik penduduk setempat. Dengan harga $10 per malam, Anda bisa makan nasi, sayur, daging yak dan tidur di ruang tidur yang hangat dari tungku api kecil. Berpakaianlah yang hangat.

2. Menara Tibet di Sichuan Barat

Menara-menara misterius ini mewarnai Koridor Suku di Provinsi Sichuan Barat. Ratusan menara masih berdiri -- beberapa mencapai ketinggian 50 meter dan menunjuk ke 13 titik -- dan yang tertua diperkirakan berusia 1200 tahun.

Tidak ada yang tahu kenapa menara-menara ini berdiri dan apa kegunaannya, tapi beberapa orang mengatakan bahwa menara ini adalah bagian dari struktur pertahanan untuk mengamati bukit-bukit di sekelilingnya. Yang lain memprediksi bahwa menara-menara ini adalah simbol status atau rumah penyimpanan, atau keduanya. Meski begitu, menara misterius Himalaya ini adalah salah satu rahasia Cina.

3. Sungai besar di Cina

Cina memiliki beberapa sungai terbesar di Asia -- Sungai Kuning, Yangtze, dan Mekong -- dan bagi banyak penduduk, proyek dam raksasa negara ini adalah sebuah tragedi. Tapi Cina masih memiliki beberapa jalur sungai yang terpelihara dan bisa memperlihatkan sisi Cina yang jarang tampil ke permukaan. 

Ekspedisi Sungai Perjalanan Terakhir, dikelola oleh pemuda Amerika yang berusaha melestarikan warisan budaya sungai Cina, bisa menjadi titik awal. Perusahaan ini menawarkan tur-tur ke sungai-sungai di Barat Cina -- termasuk Tibet, Qinghai dan Yunnan -- yang mengombinasikan pariwisata dengan tujuan sosial dan lingkungan.

4. Danau Surga, Tempat Loch Ness Cina

Sejak awal abad lalu, Monster Danau Surga sudah beberapa kali 'muncul'. Pada 2003, sekelompok tentara mengaku melihat hewan berwarna hijau dan hitam dengan sisik di punggungnya dan tanduk di kepalanya. Pada 2007, seorang kamerawan TV mengambil gambar dan foto tiga pasang mahluk bersirip, berbentuk seperti anjing laut, dan berenang secepat kapal yacht.
 
Ada atau tidak ada monster, Danau Surga adalah sebuah keajaiban. Danau vulkanik di Provinsi Jilin ini dianggap sebagai tanah suci pada Dinasti Qing. Dari puncaknya, Anda bisa melihat sekilas Korea Utara di seberang perbatasan. 

5. Jalan Burma, Yunnan

Jalan Burma pernah menghubungkan Mandalay sampai Kunming dan menjadi lokasi pertempuran berdarah pada Perang Dunia 2. Pada teritori Cina, jalan ini berawal di Riuli dan dikenal sebagai titik penghubung Segitiga Emas, dan kini populer sebagai pasar giok. Anda akan melewati bukit berpemandangan indah dan sawah bertingkat dalam perjalanan menuju Tongsheng, tempat terdapatnya Museum Perang AntiJepang Yunnan-Burma.

Sebelum menuju Dali, sisakan beberapa hari untuk berjalan melewati desa-desa tradisional di sepanjang bagian selatan Sungai Nu. Setibanya di Dali, bersantailah di salah satu kafe yang tersebar di Kota Tua sebelum sampai ke Kunming, Ibu Kota Yunnan dan salah satu kota paling keren di Cina.

6. Afrika Kecil, Guangzhou

Tersembunyi di salah satu pusat Kota Tua Guangzhou adalah sudut paling menarik di Cina yang tidak Anda ketahui: komunitas yang terdiri dari sekitar 20 ribu pedagang asal Nigeria, Senegal, Ghana, dan negara-negara lain di Afrika.

Terletak dekat Pusat Jual Beli Grosir Ekspor Pakaian Kanaan, Afrika Kecil atau Kota Cokelat -- seperti yang sering disebut oleh penduduk lokal meski terdengar agak rasis -- muncul pada 1990an. Ini adalah masa ketika para pedagang berbondong-bondong datang ke Provinsi Cina selatan yang diberi julukan 'pabrik dunia'. Kelompok sosial dan komunitas keagamaan berkembang pesat dan banyak pedagang yang akan bersedia bercerita pada Anda tentang kisah hidup mereka -- yang baik dan buruk -- di Guangzhou.

7. Telanjang di Bukit Moganshan

Pada awal abad lalu, orang-orang kaya asing yang tinggal di Shanghai datang ke Moganshan untuk bersantai saat musim panas di vila mereka, bermain tenis, dan berenang di kolam umum. Kini Moganshan kembali terkenal, sebagian karena Naked Retreats, sekumpulan rumah-rumah tradisional yang direnovasi. (Jangan tertipu dengan namanya -- jika Anda ingin telanjang, maka itu harus dilakukan di bungalow Anda saja)

Setelah datang, para tamu dibawa melewati 'jalan santai' dan disarankan untuk menghabiskan beberapa menit mengagumi pemandangan. Aktivitas yang tersedia termasuk bersepeda, memancing, dan hiking. Pengunjung bisa berjalan melewati perkebunan teh dan hutan bambu, atau berenang di penampungan air sambil mendengar bunyi serangga. Akomodasi yang disediakan cukup sederhana -- lantai kayunya berderak dan tidak ada pendingin ruangan -- tapi bungalow dilengkapi dengan dapur, TV layar datar dan internet nirkabel.

8. Pulau Gulangyu

Setiap turis ke Cina selalu punya cerita soal mobil -- atau beberapa -- dan jarang yang positif. Gulangyu, sebuah pulau lepas pantai Xiamen, bisa jadi satu-satunya tempat tenang yang tersisa di Cina yang terobsesi dengan mobil.  

Gulangyu, tempat tinggal sekitar 16 ribu orang pada satu kilometer persegi tanah, terkenal karena tidak memiliki kendaraan bermotor (dengan beberapa perkecualian). Sepeda pun tidak ada. Tidak ada klakson, macet, pengalaman hampir kecelakaan. Bisakah tempat ini disebut Cina? Pulau berbukit ini seolah setengah Havana, setengah Hawaii -- mimpi indah pejalan kaki.

Share

Fenomena Supermoon

Momen langka Supermoon terjadi di Indonesia pada pukul 19.10 GMT atau Minggu (20/03) pukul 02.10 WIB. Fenomena supermoon (Lunar Perigee) kemarin terjadi saat bulan berada pada jarak paling dekat dengan bumi kita. Bulan dan bumi pada supermoon ini berjarak 221.567 mil atau 356.578 kilometer.

Bulan berada di titik terdekatnya dengan bumi (perigee) dan sekitar sejam sebulannya adalah periode ketika bulan mencapai fase puncak purnama. Kombinasi seperti ini (perigee dan purnama) menghasilkan fenomena yang disebut supermoon dan hanya bisa terjadi 18 tahun sekali.

Disebut super karena bulan malam atau dini hari akan terlihat tujuh persen lebih besar dibandingkan purnama biasa atau 14 persen lebih gemuk dibanding purnama ketika bulan dalam posisi terjauh dengan bumi.

Bagi kalangan peramal astrologi, fenomena supermoon dipercaya sebagai pertanda munculnya bencana besar di bumi. Namun kalangan astronom membantahnya karena menganggap itu tidak pernah terbukti.

Supermoon terakhir terjadi 8 Maret 1993 dan dikaitkan dengan badai besar di Amerika Utara pada 12-13 Maret. Satu-satunya dampaknya yang pasti adalah menguatnya efek pasang di laut dan rob. Namun selama ini juga tidak ada catatan kejadian luar biasa akibat kenaikan air laut itu.

Fenomena Supermoon ini sering kali dikaitkan dengan ancaman sejumlah bencana seperti gelombang pasang, letusan gunung berapi, bahkan gempa bumi.Sebelum dan setelah 2 supermoon terjadi, beberapa kawasan dunia diguncang bencana alam.

Malam Natal 1974, kota negara bagian Darwin, Australia diterjang topan Tracy. Topan dengan kecepatan maksimal 240 kilometer per jam itu mulai terbentuk 21 Desember, menerjang hebat pada malam Natal, 3 hari kemudian dan menghilang 26 Desember 1974.Berikutnya adalah peristiwa tsunami Aceh, Desember 2004. Dua pekan kemudian atau awal Januari 2005, Bumi dihampiri Supermoon.

Share

Eksploitasi Kulit Harimau sebagai Jimat

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung meringkus penjual kulit macan dan harimau di Bandar Lampung. Selain kulit-kulit harimau, petugas gabungan juga menyita perkakas dari gading gajah.

Kepala BKSDA Lampung Supriyanto dalam jumpa pers, Jumat (4/3/2011), mengatakan, para pelaku yang terdiri dari dua orang ditangkap pada Kamis (3/3/2011) malam saat hendak melakukan transaksi jual beli.

Kedua pelaku berasal dari Kota Agung, Kabupaten Tanggamus. Di Kabupaten Tanggamus ini terdapat kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang juga menjadi habitat sejumlah hewan liar, termasuk harimau sumatera.

Supriyanto mengatakan, dari tangan pelaku disita 5 perkakas dari gading gajah, 2 tulang paus, 9 lembar kulit harimau atau macan berukuran 13 x 13 cm, 6 lembar kulit macan kumbang ukuran 18 x 15 cm, dan 70 lembar kulit harimau/macan ukuran 5 x 7,5 cm.

"Ini (penangkapan) merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menertibkan peredaran satwa-satwa dilindungi, termasuk bagian-bagian (organ-organnya)," ujarnya.

Penangkapan ini menurutnya merupakan hasil operasi gabungan dari BKSDA, Polisi Hutan, dan Rhino Protection Unit (RPU). Menurut informasi, kulit-kulit, gading gajah, dan tulang ikan paus yang disita akan dibeli seorang penadah dari Bandar Lampung. Organ-organ satwa dilindungi ini katanya akan digunakan untuk jimat dan koleksi.

Share

Kolam Hijau di Kutub Selatan

Sebuah kolam yang dipadati kehidupan ditemukan di antara es di Kutub Selatan. Kolam yang dikelilingi es warna putih tersebut berisi air berwarna hijau sehingga terlihat mencolok dibanding perairan sekitarnya. Kata para ilmuwan, inilah anugerah pemanasan global.

Menurut mereka, kolam di daerah terpencil itu berwarna hijau akibat klorofil dari ganggang yang terdapat di situ. Di kolam itu pula didapati krustasea kecil, ikan, larva udang.

"Ini kolam terhijau yang pernah saya lihat," kata Patricia Yager, kepala ilmuwan Amundsen Sea Polynya International Research Expedition (ASPIRE). Yager mengutarakan kalau jumlah klorofil per liter di kolam itu lima kali lebih banyak dibandingkan beberapa tempat di Sungai Amazon.

Kolam yang dikelilingi oleh es laut seperti ini sering disebut dengan istilah polynya. Perairan seperti ini biasanya kaya nutrisi dan menjadi tempat bernaung bagi binatang, baik besar maupun kecil. Demikian jelas Yager.

Polynya bisa terbentuk dengan dua alasan: angin yang meniup bongkah es menjauh dari pantai dan udara atau air hangat mencairkan es. Ketika es mencair, nutrisi turut terlepas ke laut. Nutrisi yang kebanyakan penting bagi tumbuhan itu membuat ganggang berkembang.

"Ketika gletser dan es laut di bagian barat Kutub Selatan mencair karena pemanasan global, lebih banyak nutrisi yang mengalir ke lautan dan membuat ganggang berkembang semakin luas," Yager menjelaskan.

Menurut Yager, ledakan jumlah ganggang ini bisa jadi anugerah karena ganggang melahap karbon dioksidad akibat efek rumah kaca. "Tapi ini baru satu sisi," katanya.

Ia mengatakan kalau ganggang menjadi makanan bagi zooplankton yang melepaskan karbon dioksida ke atmosfer saat bernapas. Yager juga menyebutkan bakteri yang mengurai ganggang mati dan mengubah karbon menjadi karbon dioksida.

Meskipun demikian, untuk saat ini, kolam polynya merupakan hal yang baik bagi iklim Bumi karena mereka memerangkap karbon. "Tapi hanya itu saja," kata Lisa Miller, ahli biologi kelautan dari Fisheries and Oceans Canada.

Share

15 Tahun Lagi Danau Limboto Lenyap

Diperkirakan dalam kurun waktu 15 tahun lagi Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, akan lenyap. Penyebabnya adalah pendangkalan yang terus-menerus terjadi setiap tahun. Kini, kedalaman danau hanya 3 meter saja atau menurun dari 14 meter pada tahun 1932.

Kepala Bidang Lingkungan Hidup pada Balai Lingkungan Hidup, Riset, dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo Rugaya Biki mengatakan hal itu di Gorontalo. Luasan danau juga berkurang drastis dari 7.000 hektar pada tahun 1932 menjadi 3.000 hektar saja pada tahun ini. Penyebab terbesar pendangkalan adalah endapan lumpur yang masuk ke dalam danau.

”Jika tidak ada perlakuan terhadap danau tersebut, kami prediksikan 15 tahun lagi danau akan lenyap atau rata dengan permukaan darat. Padahal, danau ini sangat vital perannya sebagai tangkapan air hujan untuk mencegah banjir di Gorontalo,” kata Rugaya.

Rugaya mengatakan, pendangkalan danau dipengaruhi matinya sebagian besar sumber mata air 23 sungai dan anak sungai yang bermuara di Danau Limboto. Akibatnya, saat terjadi hujan tanah di dasar sungai tergerus hujan dan terbawa ke danau. Dari 23 sungai dan anak sungai itu, hanya tiga sungai yang masih normal.

Kepala Balai Lingkungan Hidup, Riset, dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo Rauf A Hatu mengatakan, tanggung jawab pemulihan danau tidak semata-mata ada di tangan pemerintah, perlu keterlibatan masyarakat dan lembaga nonpemerintah yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Apalagi, pemulihan danau membutuhkan waktu yang panjang dan dana besar .

Share

Benda Asing Disinyalir UFO Tertangkap Kamera Warga







GUNUNGKIDUL - Sebuah foto benda asing yang diduga gambar pesawat UFO (Unidentified Flying Object) tanpa sengaja tertangkap kamera seorang warga Kalasan, Kabupaten Sleman, Didit Widiatmoko yang juga salah seorang pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gunungkidul. Foto benda asing yang diambil sekitar sepekan dari penemuan crop circle di Dusun Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman diduga kuat tepat berada di langit kota Piyungan, Kabupaten Bantul.

Menurut Didit Widiatmoko foto benda asing tersebut ditangkap kameranya saat dia sedang mengambil gambar pemandangan di bukit Hargodumilah yang berbatasan antara kabupaten Bantul dan Gunungkidul. 

“Semula saya tidak melihat, tapi begitu saya pindahkan ke komputer dan saya perbesar baru terlihat ada benda asing tersebut,” katanya Rabu (26/1) kemarin.

Dijelaskannya foto tersebut diambil pada hari Minggu (16/1) pada pukul 13.20 lalu. Dengan mengunakan kamera yang belum lama dibelinya itu, dia mencoba mengambil gambar pemandangan dari puncak bukit Hargodumilah sebagai kenang-kenagan. Namun dari sekian banyak foto yang diambil ada satu foto yang menunjukkan gambar benda aneh. Dan ketika diperbesar dengan mengunakan komputer nampak jelas gambar benda asing. 

Dan ketika dia melihat berita dari media tentang penemuan crop circle dia mencoba mengkait-kaitkan dengan foto yang dimiliki. Namun begitu dia tidak berani berspekulasi dan memastika jika gambar yang dia miliki merupakan gambar UFO maupun bukan. “Saya belum yakin dan masih bertanya-tanya benda asing ini apa,” ujarnya.

Foto milik Didit ini pun menjadi pusat perhatian teman-teman sekantornya untuk melihat. Mereka yang melihat mencoba mengkait-kaitkan dengan penemuan crop circle di daerah Berbah, Sleman. Jika pun benar ini gambar UFO mereka menduga kemungkinan pesawat luar angkasa itu melakukan survey sebelum mencari daerah pendaratan.


Share

Foto Pasca Erupsi Kedua Gunung Merapi Meletus
























Download Selengkapnya klik disini

Share

Fenomena Matahari Cincin

Foto Cincin matahari di Padang – Sejak pukul 10.00, Kamis 21 Oktober 2010, terjadi fenomena halo matahari di atas Kota Padang, Sumatera Barat. Sebagian besar warga lalu mengaitkan fenomena ini dengan gempa besar. 
Sejumlah kantor di Padang sepi karena fenomena halo matahari yang muncul di langit Kota Padang, Sumatera Barat.  Warga pun memilih mengungsi dan menjauhi pantai karena takut akan ancaman gempa besar.
“Kantor pada kosong, para siswa ada yang disuruh pulang sama gurunya,” ujar salah satu warga Imme Kirana, Kamis 21 Oktober 2010. Ketakutan ini mengalir karena masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan kemunculan matahari serupa sehari pasca gempa 7,9 Skala Richter (SR) pada 30 September 2009.
Pantauan VIVAnews, jalanan terlihat sepi dan sejumlah pegawai kantor memilih pulang. Seperti yang terlihat di Kejaksaan Tinggi Sumbar, Jalan Raden Saleh. Sejumlah pegawai memilih pulang karena beredar informasi tentang kewaspadaan menghadapi gempa besar.
Kepala Badan Meteorologi Geofisi Klimatologi (BMKG) Wilayah Maritim Teluk Bayur Padang Amarizal membantah isu yang berkembang di masyarakat. Amarizal mengaku, fenomena ala ini bisa muncul karena pantulan partikel udara yang terkena pantulan sinar matahari.
“Jadi tidak ada hubungannya dengan gempa. Ini dua fenomena alam yang berbeda,” ujar Amarizal. Ia mengakui, saat ini terdapat sejumlah titik api yang bisa memancing munculnya kabut asap. Kabut asap yang melanda provinsi tetangga Riau, juga diperkirakan penyebab munculnya cincin matahari (halo matahari). “Bisa jadi kabut asap juga memancing munculnya fenomena ala mini. Ini fenomenal alam biasa,” katanya.
Masyarakat Kota Padang dihebohkan dengan fenomena alam Matahari yang dilingkari cincin berwarna pelangi sejak pukul 10.00 WIB. Hingga kini, cincin matahari mulai terlihat menipis.
Sejumlah pengendara sepeda motor memarkir kendaraannya di pinggir jalan untuk mengabadikan momen ini. Fenomena cincin matahari ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan warga kota.
Matahari terlihat seperti dilingkari cincin besar dan terkesan menutupi cahayanya. Cincin besar ini terlihat berwarna pelangi sedangkan bagian dalam cincin dipenuhi warna hitam.
Matahari seperti tertelan warna hitam besar dan menyisakan cahaya kecil ibarat cahaya lampu di malam hari.
Foto cincin matahari :
sumber : vivanews

Share

Matahari Kembar

Munculnya matahari kembaratau matahari baru menjadi perhatian para ilmuwan saat ini. 'Matahari kembar' ini tertangkap Teleskop Herschel dan disebut-sebut sebagaimatahari baru, diperkirakan ukurannya akan lebih besardibanding dengan matahariyang sekarang.



Kalau kita lihat sang calon bintang raksasa ini dalam citra teleskop tersebut tampak seperti sebuah gumpalan putih di tepi bawah gelembung. Embrio itu diperkirakan bisa tumbuh menjadi salah satu bintang terbesar dan yang paling cerah di galaksi dalam ratusan ribu tahun mendatang. Apa seperti artikel tentang kemunculan objek terang di luar angkasa yah?
Menurut info detektor inframerah yang di miliki oleh Teleskop Herschel mampu menangkap materi suhu rendah yang bisa melahirkan bintang, RCW 120 atau citra gelembung gas disinyalir dapat membantu untuk menjelaskan bagaimana proses sebuah bintang raksasa terbentuk. Waa canggih sekali yah teknologi yang di miliki oleh manusia sekarang ini, sampai-sampai kemunculan embrio bintang baru saja bisa di deteksi.
Menurut para peneliti juga di sinyalir calon bintang besar sepertimatahari ini memiliki massa sekitar delapan hingga sepuluh kali lebihbesar dibanding massa Matahari, dan dikelilingi begitu banyak material. Waw bisa kita bayangkan yah besar nya seperti apa,matahari yang ada di tata surya kita saja sudah sangat besar, ternyata ada lagi calon bintang yang masih jadi embrio bakal melebihi besarnya.
Info menyatakan jika saja ada banyak gas dan debu berjatuhan di embrio bintang baru tersebut maka objek baru luar angkasa ini mempunyai potensi untuk menjadi salah satu objek besar atau raksasa dalam Galaksi Bima Sakti, katanya juga jika saja ini terjadi maka kehadiran dari bintang baru pesaing dari matahari tersebut dapat mempengaruhi keadaan lingkungan sekitar.
Ilmuwan Herschel, Dr. Annie Zavagno, dari Laboratoire d’Astrophysique de Marseille menyatakan, “Ini merupakan bintangbesar yang mengontrol evolusi kimia dan kedinamisan galaksi,” ia juga menambahkan lagi “Ini merupakan bintang besar yang menciptakan elemen berat seperti besi dan elemen-elemen tersebut akan berada di ruang antar bintang. Dan karena bintang-bintang besar mengakhiri hidup mereka dengan ledakan supernova, mereka juga menyuntikkan energi besar ke galaksi.”

Share

Badai Petir Abadi di Venezuela


Berikut adalah beberapa fenomena alama yang luar biasa yang terjadi diberbagai daerah dibelahan bumi, dimana fenomena tersebut tidak terjadi merata diberbagai daerah dibelahan Dunia.

Petir Catatumbo yang misterius adalah sebuah fenomena alam yang unik di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo. Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah “garis” kilat sepanjang 5 kilometer, setiap 140 – 160 malam dalam setahun, selama 10 jam tiap malam, dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Ini hampir bisa disebut ‘badai permanen’. Petir ini mempunyai intensitas 400.000 ampere dan terlihat hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena tumbukan angin yang berasal dari Pegunungan Andes. Petir ini juga dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.

Share

Baca Juga :